FORM PEMESANAN KTI

FORM PEMESANAN KTI
FORM PEMESANAN KARYA TULIS ILMIAH :: melalui sms/WA ketik: infoHARGA Skripsi: email#Jurusan#Kampus/Kota#noHp# send +62 815 16 456 90

Rabu, 10 Agustus 2016

Manfaat Kesehatan dari Makan Buah Pisang

5 Manfaat Kesehatan dari 

Makan 3 Buah Pisang Setiap Hari




P
isang, satu buah dengan rasa lezat yang bisa dinikmati dengan banyak cara. Menyajikannya bersama roti gandum saat sarapan, menjadikannya bahan dasar smoothie yang meyegarkan, dipadu-padankan dengan buah lainnya, atau langsung dimakan tanpa ada varian tambahan.
Tak hanya lezat, pisang pun punya dampak yang baik bagi kesehatan. Berdasarkan penelitian, kalau kamu makan 3 buah pisang, itu sama saja dengan memberi 1.500 miligram potasium yang berguna untuk menambah tenaga bagi tubuh. Selengkapnya, langsung kamu simak baik-baik ulasan berikut ini:
1.    Menjaga tekanan darah di angka stabil. Karena mengandung potasium dalam jumlah yang cenderung tinggi, hal itulah yang bisa menyebabkan tekanan darah berada di angka yang terbilang normal. Kalau tekanan darah sudah normal, satu-dua penyakit seperti anemia ataupun darah tinggi pun jadi punya kesempatan yang minimal untuk menyerang.
2.  Melancarkan pencernaan. Ternyata mangga bukan satu-satunya buah yang punya kadar serat tinggi. Pisang pun ternyata mengandung kadar serat yang terbilang tinggi, sehingga bisa membantu dalam hal pelancaran pencernaan. Selain itu, memakan pisang pun bisa membuatmu jadi selalu merasa kenyang, sehingga tak makan berlebih.
3.    Bantu menciptakan sel baik untuk tubuh. Karena kaya akan vitamin B6 yang bisa membantu produksi sel baik untuk tubuh, seperti insulin dan hemoglobin. Maka, potensimu untuk terserang penyakit pun akan berkurang karena produksi sel metabolisme tubuh yang kian meningkat.

4. Kaya akan vitamin C. Selain vitamin B6 yang berfungsi untuk meningkatkan metabolisme, pisang juga mengandung vitamin C. Mungkin kamu juga sudah tahu kalau vitamin C adalah salah satu aspek penting dalam tubuh yang mengandung antioksidan. Hal tersebut berguna untuk melawan radikal bebas yang hendak masuk ke tubuh.

5.    Meningkatkan mood dan membuatmu lebih ceria. Memberikan sekitar 27 miligram potasium ke dalam tubuh itu bisa memberi dampak baik, seperti meningkatkan mood dan membuatmu punya kualitas tidur yang baik. Kalau sampai kekurangan potasium, maka kemungkinan untuk merasakan kecemasan berlebih dan  depresi pun meningkat. 
Harga bersahabat jadi faktor lain yang memungkinkanmu untuk mengonsumsi pisang setiap harinya. Sehat itu tak hanya soal rutin berolahraga tapi juga memerhatikan berbagai asupan yang dikonsumsi. Selamat makan Pisang!^^
Oleh:  Upika Aspri Adhiyantie

Rabu, 20 April 2016

Posisi Tidur Paling Favorit dan Untung Ruginya Bagi Kesehatan



Posisi Tidur Paling Favorit dan Untung Ruginya Bagi Kesehatan

Urusan tidur bukan melulu soal memejamkan mata. Memilih posisi tidur kadang butuh banyak pertimbangan, salah satunya karena sangat berpengaruh pada kesehatan.

Berikut ini beberapa posisi tidur paling favorit dan untung ruginya bagi kesehatan, dirangkum dari berbagai sumber.

1.    Telentang, tangan di samping

 

Posisi telentang dengan tangan di samping umumnya dianggap sebagai posisi paling ideal untuk tidur. Bagus untuk menjaga kesehatan tulang punggung, termasuk untuk leher selama bantal yang digunakan tidak terlalu tinggi. Kerugiannya cuma satu, kecenderungan untuk mendengkur pada posisi ini lebih besar dibandingkan posisi lain.

2.   Telentang, tangan di atas
Posisi ini disebut juga posisi bintang laut, yang juga bagus untuk menghindari nyeri punggung. Selain itu, bagus pula untuk mencegah keriput di kulit wajah karena terhindar dari kontak langsung dengan bantal. Kerugiannya sama seperti posisi sebelumnya, yakni meningkatkan risiko mendengkur. Dengan posisi tangan di atas, risiko lainnya adalah tekanan pada saraf di bahu akan meningkat dan kadang-kadang bisa memicu nyeri.

3.   Telungkup
 
Tidur dengan posisi telungkup disebut-sebut paling baik untuk menjaga sistem pencernaan. Namun karena harus memiringkan kepala agar tetap bisa bernapas, posisi ini bisa memicu nyeri leher. Posisi ini juga kurang dianjurkan bagi yang memiliki riwayat nyeri punggung.

4.   Meringkuk
 
Posisi fetal, yakni tidur meringkuk dengan posisi seperti janin dalam kandungan punya satu keuntungan, yakni sangat nyaman. Tapi ada beberapa kerugian, salah satunya memicu nyeri punggung dan leher. Bahkan posisi meringkuk yang terlalu ekstrem bisa menghalangi pernapasan dalam.

5.   Miring, tangah ditindih
Keuntungan utama tidur miring adalah mengurangi risiko dengkuran. Risiko penyempitan saluran napas yang memicu getaran suara mendengkur lebih rendah karena gravitasi yang lebih kecil. Dan selama kasurnya nyaman, posisi ini juga masih baik untuk leher dan tulang punggung. Sedangkan kerugiannya, kulit lebih cepat keriput dan mengendur.

6.   Miring, tangan ke depan
 
Sama-sama miring, posisi tidur ini punya manfaat yang sama dengan posisi sebelumnya. Namun begitu, risiko nyeri bahu dan lengan meningkat karena tekanan pada saraf-saraf di bagian tersebut. Bagi yang punya masalah dengan nyeri otot di bagian tersebut, tidur dengan posisi tersebut  bisa membuatnya semakin parah.

7.   Miring ke kiri atau kanan
 
Bagi yang suka tidur dengan posisi miring, arah kemiringan juga berpengaruh pada kesehatan. Tidur dengan posisi miring ke kanan bisa memperburuk nyeri dada. Miring ke kiri menguranngi risiko refluks atau naiknya asam lambung penyebab nyeri dada, tetapi membuat organ-organ dalam lebih terbebani. Untuk ibu hamil, umumnya lebih disarankan tidur miring ke kiri agar peredaran darah pada janin lebih lancar.

8.   Diganjal bantal
Apapun posisinya, menambahkan beberapa batal sebagai ganjal bisa membantu menyempurnakan kualitas tidur. Bantal kecil di punggung bagi yang tidurnya telentang, atau guling untuk dipeluk saat tidur miring, bisa membantu meningkatkan kenyamanan tidur. Artinya, risiko nyeri otot dan sendi saat bangun tidur juga lebih kecil.

Posisi Tidur Yang Baik Dan Buruk bagi Kesehatan

Tidur yang berkualitas merupakan komponen mutlak untuk kesehatan Anda. Selain waktu tidur yang harus mencukupi, rupanya postur tubuh ketika tidur juga penting untuk diperhatikan agar mendapatkan manfaat istirahat yang lebih optimal.

Banyak orang yang pergi tidur tanpa rasa sakit, tetapi tubuhnya terasa kaku dan nyeri di pagi hari. Beberapa orang lainnya bahkan tidak dapat tidur nyenyak sepanjang malam dan harus terbangun karena nyeri punggung dan leher yang intens akibat kesalahan posisi tidur.

Untuk mencegah kedua hal tersebut, Anda juga harus memperhatikan postur tubuh ketika tidur. Posisi tidur yang optimal dapat melindungi tulang belakang, memungkinkan tubuh untuk beristirahat secara efektif dan memaksimalkan manfaat tidur bagi kesehatan keseluruhan.

Postur tubuh seseorang baik itu di siang hari atau malam hari memainkan peran yang sangat besar dalam kesehatan tulang dan sistem saraf. Postur tubuh yang buruk menyebabkan masalah dengan tulang belakang yang dapat menyebabkan tantangan kesehatan seperti sakit kepala, nyeri leher dan sakit punggung.

Selain itu, kelainan tulang belakang dapat mengganggu fungsi saraf dalam tubuh hingga menyebabkan lambatnya penyembuhan terhadap nyeri punggung, malfungsi organ dan tantangan sistem kekebalan tubuh.

Agar postur tubuh tidak terganggu ketika tidur, hindari beberapa posisi tidur berikut ini:
1.   Tidur tengkurap
Tidur tengkurap membuat Anda harus memalingkan wajah ke salah satu sisi yang dapat menyebabkan respon peregangan panjang di ligamen dan menyebabkan deformitas ligamen plastik dan kerusakan tulang belakang.
2.  Tidur dengan bantal yang terlalu besar
   Tidur dengan bantal besar di bawah kepala dapat menyebabkan hyperflexion dan uluran leher. Hal ini juga dapat menyebabkan deformitas plastik yang menyebabkan postur kepala agak maju.

Hal ini sangat berbahaya karena postur kepala ke depan telah terbukti menurunkan kapasitas paru-paru, mengurangi asupan oksigen yang dibutuhkan sel-sel tubuh. Hal ini dapat menyebabkan kondisi asma, sleep apnea dan penyakit kardiovaskular.

Postur kepala yang terlalu maju juga mempengaruhi sistem pencernaan yang mengarah ke sembelit, mencegah penyerapan nutrisi, dan sindrom iritasi usus besar.

Sebaliknya, berikut adalah posisi tidur yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti dilansir naturalnews, antara lain:
1.   Tidur telentang dengan beralaskan bantal
Tidurlah dengan posisi terlentang dan posisikan bantal Anda dengan tepat. Anda juga dapat menambahkan di bawah lutut dengan tujuan agar pinggul lebih fleksibel dan lututlah yang akan menanggung tekanan dari tulang belakang lumbar dan sendi sacroiliac.
2.  Tidur dengan posisi miring
Beberapa orang merasa lebih nyaman ketika tidur dengan posisi miring dengan pinggul dan lutut tertekuk sekitar 45 derajat. Anda membutuhkan dukungan bantal di bawah leher yang membuat tingkat kepala dan wajah dalam posisi netral.

Jika bantal di bawah leher terlalu besar dan tegas, hal ini dapat menyebabkan posisi fleksi lateral terlalu jauh dari bahu. Jika bantal terlalu kecil dan halus, hal ini dapat menyebabkan posisi fleksi lateral terlalu dekat dengan bahu. Kedua posisi ini sangat berbahaya bagi sistem saraf tulang belakang.